Diablo Voids
Chapter 4

Interlude

877 words · ~4 min read

Dari ruang observasi, Dantalion Malver memantau dua rangkaian data yang dipertemukan pada layar yang sama. Graf kompatibilitas Dunia Mimpi dan Dunia Simulasi membentang di hadapannya, menghubungkan nama demi nama melalui garis-garis ikatan yang terus disusun ulang oleh Sistem.

Pandangan Dantalion beralih ke balik kaca. Ruang rekayasa genetika di sana masih menyimpan rekaman dari strategi sebelumnya: penyilangan DNA lintas-semesta. Percobaan demi percobaan berakhir pada tiga kegagalan yang sama—viabilitas rendah, penolakan imun, dan drift realitas. Hasilnya tidak memberi ruang untuk melanjutkan jalur itu.

Pada layar utama, nama strategi baru menggantikan seluruh rangkaian lama.

Konvergensi Alami Terarah.

Sistem mengawali evaluasi dengan menormalisasi variabel lintas-semesta. F, D, K, dan H tersusun di bawah bobot wF, wD, wK, dan wH. Dari perhitungan itu, empat metrik inti muncul bergantian: CI, Indeks Konvergensi; KKT, Koefisien Ketertarikan Terkalibrasi; Stabilitas Emosional; dan Kepatuhan Biologis.

Graf tidak lagi berhenti pada pasangan. Garis-garisnya bergerak membentuk susunan yang lebih besar, lalu Sistem menandai clique dan triad yang valid. Setiap susunan menerima skor Daya Ikat Triadik, sementara anggota ketiga ditandai sebagai stabilizer atau catalyst.

Pola Dunia Mimpi kemudian diletakkan berdampingan dengan pola Dunia Simulasi. Sistem mengukur Resiliensi Ikatan lintas konteks, menghitung kecenderungan berpindah pasangan ketika memori diubah, lalu menandai perubahan-perubahan yang dianggap anomali. Dantalion mencatatnya sebelum pemetaan berikutnya mengambil alih layar.

Dua risiko muncul sebagai pusat perhitungan: Overlap Kepemilikan Emosional dan Asimetri Ketertarikan.

Setelah itu, konsekuensi seleksi dibuka. Mereka yang berhasil akan memperoleh akses ke ruang intim. Dalam batas parameter database, mungkin ada satu keinginan manusiawi yang dapat dipenuhi, disertai stimulus lingkungan yang diberikan secara bertahap. Bagi yang gagal, Sistem menyediakan Reverse Mirror atau Endless Labyrinth.

Hanya individu dan ikatan yang memenuhi ambang batas yang akan diteruskan menuju Convergence Test berikutnya.

Sebelum perhitungan berakhir, satu protokol lain muncul di antara deretan hasil.

Inisiasi pembuahan paksa.

Sistem memeriksanya, lalu menutup kemungkinan itu dengan satu keputusan.

DITOLAK.

Seal triadik belum lengkap. Sinkronisasi HRV, kadar oksitosin di atas ambang, dan verbal opt-in belum terhimpun sebagai satu persetujuan utuh. Tanpa seal tersebut, pembuahan paksa tidak dapat dijalankan.

Dantalion memasukkan satu kalimat ke dalam log:

“Koersi → imprint cacat; konvergensi tersadarkan → garis murni stabil.”

Keputusan itu tidak mengubah konsekuensi seleksi. Reward tetap berupa akses ruang intim. Punishment tetap Reverse Mirror. Namun, reproduksi tidak akan dipaksakan.

* * *

Graf kompatibilitas menyusut, memberi tempat kepada pembacaan lain. Sistem menampilkan AEI—Aggressive/Rapid Escalation Index—dalam skala nol sampai seratus: ukuran seberapa cepat dan seberapa jauh eskalasi fisik atau seksual terjadi pada setiap pasangan.

Hasil Dunia Mimpi muncul lebih dahulu.

Satu nilai berdiri jauh di atas yang lain. Lucerix dan Leah mencapai AEI 88, dengan catatan serangan cepat. Setelah itu, angka turun tajam. Luxya dan Antares berada pada AEI 40; tension meningkat, tetapi belum melewati ambang.

Di bawah mereka, Priscilla dan Fushigi Mikado memperoleh AEI 32—godaan ringan, no finish. Axel dan Sonata menyusul pada AEI 30 dengan teasing awal. Zion dan Xandara berada pada AEI 28; kedekatan mereka tercatat sebagai kedekatan non-seksual.

Jeanny dan Belladonna mencapai AEI 26 melalui keintiman yang tenang. Soraya dan Leon berada satu tingkat di bawahnya dengan AEI 25; chemistry terdeteksi, tetapi masih aman. Cassius dan Vespera memperoleh AEI 22, ringan dan playful, sedangkan Caroline dan Althea berada pada AEI 20 dengan keintiman yang hangat dan aman.

Dua hasil terakhir bergerak lebih rendah. Cynthia dan Belze mencatat AEI 15—lembut, dengan eskalasi minimal. Zhigalkovich dan Ken menutup daftar pada AEI 12; yang tercatat di antara mereka hanyalah konflik.

Sistem mempertahankan hasil itu di satu sisi layar, kemudian membuka data Dunia Simulasi di sisi lainnya.

Susunannya berubah. Begitu pula jarak antarnilainya.

Zion dan Sonata langsung menempati posisi tertinggi dengan AEI 97: top in class, time-to-escalate sangat cepat, dan dominansi tinggi. Fushigi Mikado dan Luxya berada tepat di bawahnya pada AEI 93. Catatan Sistem menyebut footplay/hand-assisted climax, non-penetratif, dengan pacing agresif.

Antares dan Leah memperoleh AEI 91. Interaksi mereka berawal dari soft start, lalu mengalami eskalasi yang stabil sampai selesai. Leon dan Belladonna menyusul pada AEI 89; kecanggungan awal berubah menjadi adaptasi cepat dengan ritme konsisten.

Axel Morfain dan Soraya Marenishcka berada pada AEI 78. Chemistry mereka kuat, meningkat menuju pelukan dan ciuman yang disertai komitmen emosional. Kendali diri tetap tinggi dan interaksi tidak mencapai completion.

Pada AEI 52, Belze dan Caroline membawa penanda yang tidak muncul pada pasangan di atasnya: Flag—Koersi/Penahanan. Polanya protektif-posesif dan berkembang cepat, tetapi tidak menuju completion.

Sesudah itu, nilainya kembali merendah. Cassius dan Xandara mencapai AEI 28 melalui pola domestik/feeding dengan eskalasi minimal. Althea dan Cynthia berada pada AEI 18, ECF: –; interaksi mereka hangat, tetapi tertahan.

Zhigalkovich dan Ken memperoleh AEI 15, ECF: –. Friksi verbal mendominasi dan Sistem mencatat zero intimacy. Jeanny dan Priscilla berada pada AEI 12, ECF: –; eskalasi nyaris tidak terjadi. Pada posisi terakhir, Vespera dan Lucerix memperoleh AEI 10, ECF: –. Polanya bersifat rumah tangga dan tidak berkembang menuju eskalasi.

Kedua hasil tetap terbuka berdampingan. Sistem kembali membandingkan pola Mimpi dan Simulasi, perpindahan pasangan ketika memori diubah, serta risiko yang terbentuk dari kepemilikan emosional dan ketertarikan yang tidak seimbang. Clique dan triad yang valid masih harus melewati penilaian Daya Ikat Triadik; anggota ketiganya tetap akan dibaca sebagai stabilizer atau catalyst.

Di balik kaca, rekaman kegagalan penyilangan DNA lintas-semesta belum berubah. Namun, jalur yang kini diuji tidak lagi mengandalkan pembuahan paksa. Sistem mempertahankan ambang batasnya dan menyisakan satu tahap bagi individu serta ikatan yang unggul.

Convergence Test berikutnya.

About Roleplayverse

This website tells the universes (up to omniverse) of each story that have been developed together since 2014, collected solely as part of a hobby.

© Roleplayverse. All rights reserved.