Anomali, sumber kekuatan yang didapatkan melalui negativitas yang selalu ada di lingkungan masyarakat. Ia lahir dari nilai negatif, seperti emosi yang menyebabkan duka.
Anomali dimanifestasikan ke dalam bentuk tertentu, sesuai dengan kemampuan penggunanya. Misalnya, pengguna elemental api, yang awalnya didasari dari anomali yang diwujudkan menjadi api melalui metode dan teknik. Biasanya, metode dan teknik ini didapatkan secara otomatis, melalui insting, semenjak orang itu lahir. Sehingga, perwujudan kekuatan yang didapat dari anomali tiap orang bisa berbeda-beda.
Ironisnya, semakin orang dapat merasakan sentimen negatif, semakin bisa ia mengenali anomali. Pengendalian yang kuat terhadap anomali, memiliki resiko tinggi terhadap kerusakan psikologis.
Terdapat empat klasifikasi dari penggunaan Anomali, yaitu Mobilization, Augmentation, Manipulation, dan Physiology.