Character / Sonata Acerbi

Sonata Acerbi
character-image
Faceclaim Source
Zani (Wuthering Waves)
Score

0

0 users
Ranked #765
Favorites: 0
Stories
image
Diablo Voids Deuteragonist
Information
Morality: Hero
Full Name: Sonata Acerbi
Nick Name: Sonata
Sex: Female
Races: Human
State: Unknown
Author
image
Lala-chan 17 characters
About

Sonata selalu dikenal sebagai sosok yang dingin dan tidak ragu menggunakan kekuatan maupun kecerdasannya untuk membuat orang lain mengikuti permintaannya. Namun, bagi Sonata, semua itu hanyalah rumor belaka. Ia terlahir dalam keluarga yang cukup mendukungnya untuk menempuh pendidikan di dunianya. Dimasukkan ke sekolah terbaik, memperoleh pendidikan berkualitas, dan pada akhirnya berhasil hidup mandiri tanpa bergantung pada kekayaan kedua orang tuanya. 

Sonata beberapa kali dipasangkan dengan Axel. Ia cepat membaca ancaman dan tidak mudah terseret rayuan sistem, sedangkan Axel perlahan memperoleh kepercayaannya melalui pilihan yang adil dan penghormatan terhadap persetujuan.

Sonata menanggapi eksperimen dengan pikiran praktis, kelelahan yang nyaris permanen, dan ketidakpercayaan terhadap penjelasan yang terlalu nyaman. Pada jalur awal ia dipasangkan dengan Axel dan membangun kecocokan yang cukup, kemudian pada simulasi berikutnya bersama Zion justru memperoleh nilai tertinggi. Skor itu tidak membuatnya menganggap sistem memahami dirinya. Di ruang kekurangan oksigen, ia menilai informasi Adarra dengan curiga dan mempertimbangkan kemungkinan Adarra pernah terlibat dalam mekanisme yang kini dibongkarnya.

Antares memilih Sonata bersama Leah karena keduanya merespons krisis paling cepat. Sonata menerima kerja sama itu sebagai keputusan bertahan, bukan pendekatan romantis. Leah membawa pengenalan dari simulasi dengan Antares dan sempat bereaksi ketika perhatian Antares terbagi, sedangkan Sonata tetap fokus pada fungsi tim. Dari Antares ia memperoleh pengakuan yang jarang diberikan pemuda itu: bahwa ketenangan dan tempo keputusan Sonata cukup dapat diandalkan untuk menjadi bagian dari pilihan pertama dalam keadaan genting.

Hubungannya dengan Zion bersifat panas, konfrontatif, dan tidak pernah menjadi komitmen. Di pesta, Zion memaksakan TRUTH kepadanya setelah Xandara menerima TRUST Antares. Ia menuntut informasi tentang apa yang diketahui Antares dan Xandara, digerakkan oleh kecemburuan serta ketakutan ditinggalkan. Sonata meninju Zion dan menegaskan bahwa hanya subjek hukuman yang mengetahui informasi tertentu. Ia tidak membiarkan skor kecocokan tinggi atau sejarah simulasi memberi Zion hak atas jawaban dan tubuhnya. Bagi Zion, Sonata akhirnya menjadi salah satu bukti bahwa kedekatan fisik tidak sama dengan perhatian yang ia cari dari Xandara.

Axel menjadi pilihan yang lebih sadar. Ketika mereka dipasangkan secara permanen dengan orang lain, keduanya justru mencari satu sama lain. Axel menyatakan bahwa pilihan selalu ada dan mengajak Sonata menguji apakah mereka tetap cocok tanpa dorongan sistem. Mereka berbicara tentang musik, tubuh berteknologi, kebebasan, nilai hidup, dan pengorbanan. Sonata tidak menerima lamaran kemitraan hanya karena waktunya sempit; ia balik bertanya apakah Axel benar-benar menerima dirinya. Mereka menyepakati hubungan jangka panjang karena sudah saling mengenal, tidak saling membebani secara sepihak, serta mampu meminta dan memberi persetujuan secara langsung.

Saat bangunan runtuh, Axel melindungi Sonata dengan pusaran angin dan segera memeriksa keadaannya. Sonata tidak berhenti pada keselamatan sendiri. Ia mencari korban di puing, menemukan Bella, dan membantu mengeluarkannya agar Althea dapat melakukan penyembuhan. Ia kemudian bergerak bersama Axel menghadapi ancaman Zion dan menjaga kelompok. Axel melihat kepedulian yang selama ini disembunyikan Sonata di balik bahasa efisien; Sonata melihat bahwa idealisme Axel disertai tindakan yang konsisten. Daftar akhir memasangkan mereka setelah komitmen itu sudah dibuat, menjadikan susunan sistem hanya catatan terlambat atas pilihan yang lahir di luar perintah.

Motivation

Hidup tenang dan mandiri, menjaga teknologi serta tubuhnya dari pemanfaatan pihak lain, dan keluar tanpa menukar kebebasan dengan rasa aman palsu.

Background

Sebelum lulus, ia merancang sendiri sebuah perangkat keamanan khusus berupa android yang ramah digunakan. Android tersebut diprogram untuk menjaga keamanan rumah, kantor, atau brankas penting, dengan sistem kekuatan dan kemampuan bertarung yang berlandaskan teknik yang ia kuasai. Dengan penerapan kecerdasan buatan dan pembelajaran otomatis, program tersebut akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Kemampuan bertarung android inilah yang memicu gosip bahwa Sonata adalah seorang maniak pertarungan yang tak ragu menghabisi lawannya. Padahal, selama ini Sonata hanya menginginkan satu hal: hidup dengan tenang.

Sonata adalah manusia dari Dunia ke-4 di semesta AKIRA. Ia menguasai rekayasa robot dan kecerdasan buatan, teknologi bio-energetik, modifikasi tubuh, serta teknik bertarung menggunakan bilah yang terintegrasi di sepanjang tulang belakangnya.

Personality

Dingin, blak-blakan, praktis, mandiri, analitis, dan sangat menjaga batas pribadi. Sikapnya keras, tetapi keputusan Sonata lebih didorong kebutuhan akan ketenangan dan kontrol daripada kegemaran menyakiti.

Plot
The character's role in the story.
No plot yet.
About Roleplayverse

This website tells the universes (up to omniverse) of each story that have been developed together since 2014, collected solely as part of a hobby.

© Roleplayverse. All rights reserved.